hujan salju jatuhan + birdtwet



kode kunci blog

tulisan bergerak

welcome to my blog.. thank you for visiting my blog, I hope to give you all the inspiration, before dropping out of this blog do not forget to follow my blog I am going to follow behind, thank you :) Cartoons Myspace Comments
Blogs are "alive" for me. . . and this is my style. . . I want to do something, it's all what I like, do not you protest! hohohohoo :-)) "People may laugh at what we make today, maybe they think its not important, but we do not know one day it will all be something very unusual thing in the future later..." with through this blog spirit, knowledge, ideas, and we can fight for it here. . . Do not ever be afraid to try something new, do it if you think it is a good thing for you, okey :-)) . . .And Do what you can do. . . Do not ever give up and never fear to fail. . . because of the failure will not make dreams we want to be an end of our lives and Learn from a failure because a failure is a path where we will be successful someday! continued enthusiasm and desire Reach as high as the stars in the sky :-))

WELCOME love



hi + kursor nama


wow


cursor gelembung

Kamis, 06 Oktober 2011

Pemeriksaan DHF atau Demam Berdarah



*       IgG DHF
Metoda     :  ELISA
Prinsip      : IgG DHF yang terdapat pada sampel akan berikatan dengan anti human IgG yang dilekatkan pada well sample. Kemudian ditambahkan HRP konjugat monoclonal antibodi (Mab) sehingga terbentuk senyawa komplek dan melepaskan peroksida yang bereaksi dengan chromogen membentuk senyawa berwarna biru yang intensitasnya sebanding dengan konsentrasi IgG DHF dalam sampel. Reaksi dihentikan dengan penambahan asam sulfat sebagai stop solution sehingga warna berubah menjadi kuning yang dibaca absorbannya dengan alat ELISA Plate Reader pada λ 450 nm dan 620 nm.

Alat dan bahan  :
-          Inkubator
-          ELISA Plate reader
-          Mikropipet 1000 µl, 500 µl, 100 µl, 50 µl dan 5µl
-          Rak well  beserta penutupnya
-          Reagen kit IgG DHF
-          Tip kuning
-          Washing solution
-          Sampel (serum)
Cara Kerja :
a)     Dipipet 1000 µl serum diluent dan 10 µl sampel serum, kontrol negatif, kontrol positif, calibrator  kedalam tabung reaksi.
b)    Dikocok sampai homogen.
c)     Dipipet 100 µl campuran tersebut dimasukkan ke dalam masing-masing sumur well.
d)    Diinkubasi selama 30 menit pada suhu  370C.
e)     Dicuci masing-masing dengan larutan pencuci sebanyak 6 kali.
f)     Ditambahkan 100 µl enzim konjugat IgG.

g)    Diinkubasi selama 30 menit pada suhu 370C, kemudian dicuci 6 kali.
h)     Ditambahkan 100 µl TMB pada masing-masing well.

i)      Diinkubasi selama 10 menit pada suhu ruangan.
j)      Ditambahkan 100 µl H2SO4 2N.
k)     Dibaca absorban dengan ELISA Reader.

Perhitungan :
Cut off (CO) = Absorban calibrator x faktor (0,62)

Interpretasi hasil  :
- Negatif   : jika absorban < Cut off
- Positif    : jika absorban > Cut off



*       IgM DHF
Metoda     : ELISA
Prinsip      : IgM DHF yang terdapat pada sampel akan berikatan dengan anti human IgM yang dilekatkan pada well sample. Kemudian ditambahkan HRP konjugat monoclonal antibodi (Mab) sehingga terbentuk senyawa komplek dan melepaskan peroksida yang bereaksi dengan chromogen membentuk senyawa berwarna biru yang intensitasnya sebanding dengan konsentrasi IgM DHF dalam sampel. Reaksi dihentikan dengan penambahan asam sulfat sebagai stop solution sehingga warna berubah menjadi kuning yang dibaca absorbannya dengan alat ELISA Plate Reader pada λ 450 nm dan 620 nm.
Alat dan bahan  :
-          Inkubator
-          ELISA Plate reader
-          Mikropipet 1000 µl, 500 µl, 100 µl, 50 µl dan 5µl
-          Rak well  beserta penutupnya
-          Reagen kit IgM DHF
-          Tip kuning
-          Washing solution
-          Sampel (serum)
Cara Kerja       :
a)     Dipipet 1000 µl serum diluent dan 10 µl sampel serum, kontrol negatif, kontrol positif dan calibrator  ke dalam tabung reaksi.
b)    Dikocok sampai homogen.
c)     Dipipet 100 µl campuran tersebut dimasukkan ke dalam masing-masing  sumur well.

d)    Diinkubasi selama 1 jam pada suhu  370C.
e)     Dicuci masing-masing dengan larutan pencuci sebanyak 6 kali.
f)     Ditambahkan 100 µl enzim konjugat IgM.
g)    Diinkubasi selama 1 jam pada suhu 370C, kemudian dicuci 6 kali.
h)     Ditambahkan 100 µl TMB pada masing-masing well.

i)      Diinkubasi selama 10 menit pada suhu ruangan.
j)      Ditambahkan 100 µl H2SO4 2N.
k)     Dibaca absorban dengan ELISA Reader.
Perhitungan :
Cut off (CO) = Absorban calibrator x faktor (0,62)

Interpretasi hasil :
Negatif  : jika absorban < Cut off
Positif    : jika absorban > Cut off



       Pemeriksaan IgG dan IgM DHF
Metode            :  Rapid

Prinsip             : Human IgG dan IgM spesifik terikat pada protein-protein yang tidak bergerak dalam membran intra seluler yang terletak pada dua test garis individu (garis IgG dan IgM) dalam daerah test (T) dari alat uji. Garis IgM dalam daerah tes (T) adalah penutup dari lubang sampel dan diikuti oleh garis IgG dalam daerah tes. Protein virus dengue yang dikombinasikan dengan kemurnian tinggi adalah konjugat koloid partikel-partikel emas dalam patogen sampel. Serum sampel ditambahkan pada sumur sampel dari alat, antibody-antibodi (IgG dan IgM) dari virus dengue, jika terdapat dalam sampel akan membentuk kompleks warna garis tes IgM atau IgG. Salah satu tempat dalam daerah garis control (C) terlihat ketika tes telah terbentuk dengan tepat, tanpa memperhatikan ada tidaknya antibody anti virus dengue dalam sampel.
Cara Kerja       :
1)     Ambil Rapid Test Dengue letakan diatas meja.
2)     Gunakan pipet yang tersedia untuk menambahkan 5µl serum atau plasma sampel pada bagian tengah sumur sampel (S).
3)     Tambahkan 3 tetes atau lebih buffer pencuci dalam sumur sampel.
4)     Tunggu selama 5 – 10 menit
5)     Jika latar belakang membrane darah tes masih kemerah-merahan tambahkan 2 tetes atau lebih buffer pencuci pada sumur sampel (S) untuk membersihkan latar belakang membrane.
Catatan Penting :
Jangan pernah menambahkan lebih banyak sampel dalam daerah tes, lebih banyak sampel akan mempengaruhi hasil tes. Hasil tes mungkin dibaca segera 5 – 10 menit untuk reaksi spesifik IgG. Untuk IgM boleh selama 20 menit, karena titer IgM antibody yang rendah. Kadang-kadang garis positif IgM biasanya sangat terang atau lemah dari garis positif IgG, jika ada.


Interpretasi Hasil :


Ø Hasil Positif     :

·           dua garis merah muda keunguan pada daerah tes (G dan M) serta satu garis pada daerah kontrol (C) menandakan adanya antibodi IgG dan IgM spesifik yang melawan virus dengue.
·         satu garis merah muda keunguan pada daerah tes (M) serta satu garis pada daerah control (C) menandakan adanya antibodi IgM spesifik melawan virus dengue.
·         satu garis merah muda keunguan pada daerah tes (G) serta satu garis pada daerah control (C) menandakan adanya antibodi spesifik IgG melawan virus dengue.

Ø Hasil Negatif   :
satu garis berwarna merah muda keunguan pada daerah kontrol (C) menandakan tidak adanya antibodi spesifik yang melawan virus dengue atau jumlah antibodi di bawah tingkat sensitivitas pengujian.

Ø  Hasil Invalid (gagal):
Jika setelah 20 menit tidak ada garis yang nampak dalam daerah tes atau kontrol, maka hasil invalid. Prosedur yang sudah diikuti tidak benar atau telah terjadi kerusakan pada alat. Tes harus diulang dengan alat baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar